Wahai Ibu, inilah mengapa ilmu mendidik anak teramat penting.
07.27.00
Wahai Ibu, inilah
mengapa ilmu mendidik anak teramat penting.
Kuantitas dan
keberagaman penduduk Indonesia yang sangat potensial dihadapkan pada kenyataan
bahwa hal tersebut nyatanya tidak sebanding dengan kualitas yang dimiliki. Pada
usia perkembangan dan keemasan, para remaja dan anak-anak Indonesia cenderung
terancam oleh ketercelaan dan berbagai bahaya. Baik yang menjadi korban,
ataupun menjadi pelaku dari tindakan-tindakan maladaptif. Akibatnya, Indonesia
terjebak dalam berbagai masalah moral dan sosial. Diketahui, 2,5 juta penduduk
Indonesia melakukan aborsi akibat pemerkosaan pada interval tahun 2012 s.d 2014
(surabayanews.com). Badan Narkotika Nasional (BNN) mengemukakan bahwa pengguna
narkotika di Indonesia mencapai 50-60%. Komnas Anak melansir pada Januari s.d
Juni 2014, terdapat 1.039 kasus dengan jumlah korban sebanyak 1.896 anak, yaitu
60 persen diantaranya adalah kasus kejahatan seksual, diikuti oleh berbagai
permasalahan lain seperti: kekerasan, pembunuhan, bullying, dan
perilaku-perilaku destruktif lainnya. Fenomena tersebut banyak terjadi di kampong-kampung
yang tersebar di seluruh penjuru negeri, bahkan terdapat karangtaruna kampong setempat
menerangkan, bahwa remaja-remaja nya masih banyak terlibat dalam
perilaku-perilaku yang melanggar nilai dan norma, seperti: pelacuran, perilaku
seks menyimpang, miras, narkoba, dan tawuran. Menurut analisis data, fenomena
tersebut, salah satunya disebabkan oleh ketidakmampuan para orangtua dalam
membangun self-defense anak dari pengaruh negatif lingkungan. Para orangtua
masih berfokus pada pola mendidik dalam bentuk instruksi, larangan, hukuman,
tanpa mampu melakukan intervensi secara mental. Mendidik seorang anak bukanlah
perihal mudah yang dapat dilakukan sekenanya. Bukan hanya masalah berifat fisik
dan finansial, tapi psikis/mentalpun menjadi hal yang amat penting. Orang tua
harus memiliki ilmu sehingga hadir kemampuan dalam mendidik anak. Tentunya,
mendidik anak secara benar, seperti yang dicontohkan sang teladan umat islam,
Rasulullah Salallahu ‘alaihi wa salam, ialah seorang ayah yang mampu mencetak
seorang muslimah, yaitu Fathimah Az-Zahra yang luar biasa akhlak dan ketaatan
kepada Rabbnya. Semoga, para ibu Indonesia adalah ibu-ibu yang mampu meneladani
Rasulullah dalam mendidik anak-anaknya. Aamiin
Allahu ‘alam.

0 komentar